Skip to main content

Posts

Showing posts from 2019

Pilihan

Seharusnya hari ini kamu bertemu dengan Asa, Rea dan Ego kembali. Tapi saya terlalu lelah untuk menulis. Sehingga cerita mereka belum selesai. Kamu masih mau menunggu bukan? Sampai bertemu esok ya!

Surat 1 : Untuk Kamu Yang Merasa Sepi

#30HariBercerita Hari ke-4 Surat pertama ini saya tulis dalam keadaan bingung. Bukan bingung untuk siapa surat ini akan ditunjukkan, tapi lebih kepada apa yang ingin saya sampaikan dalam surat ini. Untuk kamu yang merasa sepi, surat ini saya sampaikan. Jika kamu membacanya, saya harap kamu tak lagi merasa sendiri. Saya masih ingat malam itu tiba-tiba kamu mengirimi pesan yang isinya “gue ngerasa kesepian”. Pada saat itu saya bingung, kaget. Karena kamu bukan tipekal yang sering bercerita namun tiba-tiba kamu mengatakan hal seperti itu. Saya paham, semua orang di dunia ini pasti akan mengalami perasaan itu. Sebahagia apapun dirinya, ia pasti akan merasakan kesepian. Saya juga tidak tau apa yang harus saya lakukan agar membuat perasaan itu hilang dari dirimu. Karena selama ini saya merasa bahwa hal seperti itu hanyalah permasalahan pikiran saja. Yang harus kamu tau, saya bersama yang lain selalu ada di belakangmu. Meskipun kami tidak selalu ada di sampingmu. Tapi kamu tau ka

Pertemuan

#30HariBeercerita Hari ke-3 Hari ini, saya akan bercerita tentang pertemuan antara asa, rea dan ego. Namunharap sabar, karena pada postingan ini hanya akan bercerita tentang pertemuan mereka saja. Jadi jangan berharap banyak ya.               ************** Perkenalkan, saya adalah asa. Setiap orang menganggap saya berlebihan akan harapan-harapan yang seringnya tidak tercapai. Tapi, bukankah berharap itu penting? Saya selalu suka berharap. Karena menurut saya, harapan itu membuat hidup. Ada satu harapan yang sampai saat ini masih saya pertanyakan yaitu Cinta. Apakah kamu percaya dan berharap pada cinta juga? Ah sudahlah, nanti saja kita bahasnya. Yang kalian harus tau, saya berharap dapat menemukan cinta hari ini. Tapi, nampaknya belum atau mungkin saya tidak tau. Saya kira hari ini akan berjalan seperti biasa, namun ternyata saya salah. Saat jam kosong perkuliahan, Saya memutuskan untuk menepi di sebuah bangku taman kampus. Tanpa banyak berharap (tidak seperti biasa

Arti Kedewasaan

#HariKe-2Beercerita Hay, ini adalah hari ke-2. Di mana saya akan mengajakmu berdiskusi. Kali ini pembahasannya mengenai kedewasaan. Siap? Beberapa waktu belakangan ini saya sering membicarakan hal ini bersama teman-teman. Ada satu kalimat dari teman yang masih membekas di ingatan, ia mengatakan bahwa “gue kira setelah dewasa masalah akan lebih gampang terselesaikan karena kita lebih mudah buat memutuskan suatu hal atau menentukan pilihan. Dalam arti, kita udah tau yang mana yang baik dan buruk. Ternyata gue salah. Ngga segampang itu.” Dan saya setuju. Semakin hari saya merasa bahwa hidup ini semakin menemukan artinya. Entah karena saya yang lebih melihat secara terbuka, atau karena saya semakin mengerti tentang kehidupan ini. Dulu, ada kalanya saya ingin cepat dewasa. Karena saya merasa dewasa dapat mengambil keputusan secara bijak. Tapi kembali lagi, saya salah. Rasanya, semakin hari saya semakin takut. Bukan saja takut terhadap kematian, tapi takut terhadap masalah